Untuk mendukung Visi, Misi, dan Program Gerbang Raja 2011-2015,  dituntut peningkatan kualitas dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan, yang berdampak pula kepada peningkatan kualitas penanggulangan bencana di daerah. Hal ini menyebabkan munculnya beberapa tantangan dalam proses penyelenggaraan penanggulangan bencana diantaranya adalah :

  1. Terbatasnya SDM untuk tenaga fungsional;
  2. Beban kerja SKPD dengan penataan jabatan struktural yang ada saat ini tidak seimbang;
  3. Belum tersusunnya Standar Operasional Prosedur;
  4. Globalisasi dan kemajuan tehnologi informasi belum secara keseluruhan diterapkan dalam penanggulangan bencana;
  5. Tuntutan Visi dan Misi Bupati dan wakil Bupati terpilih 2011-2015 yang tercantum dalam RPJMD 2011-2015;
  6. Kurangnya koordinasi dengan SKPD terkait;
  7. Paradigma penanggulangan bencana masih pada penanganan bencana, belum kepada antisipasi dini terhadap kemungkinan terjadi bencana;

BPBD juga memiliki beberapa peluang yang diharapkan dapat dibaca sebagai kesempatan pengembangan organisasi kedepan, antara lain yaitu:

  1. Penataan kembali struktur organisasi BPBD terutama sesuai dengan tugas dan fungsi sehingga dapat dibagi habis dan akan lebih fokus dalam rangka mewujudkan kinerja yang optimal.
  2. Beberapa program kegiatan yang telah direncanakan dalam 5 tahun kedepan sangat menunjang dan memberi peluang untuk terlaksananya seluruh tugas dan fungsi dengan baik;
  3. Beberapa program kegiatan baru sebagai tindak lanjut dalam mengatasi kendala yang ada, disamping untuk menghantarkan Misi Bupati dan wakil bupati terpilih;

Perkembangan teknologi informasi sudah sangat dibutuhkan untuk mempercepat komunikasi, informasi dan monitoring mulai dari proses pencegahan dan kesiapsiagaan, kedaruratan dan rehabilitasi serta rekontruksi.