SEMBILAN NEGARA IKUT ANDIL

2016-08-21 | pemerintah | ADMINMASTER
Gambar


TENGGARONG – Puluhan ribu pasang mata menyaksikan pembukaan pesta adat Erau International Folklore and Art Festival (IFAF) 2016 di Stadion Rondong Demang, Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), Ahad (21/08).

Warga berbondong-bondong dari berbagai penjuru Kukar dan berbagai daerah di Kaltim menuju ke stadion untuk menyaksikan perhelatan akbar pesta kesenian dan kebudayaan Kutai digelar sekali setahun tersebut. Nampak, puluhan ribu penonton memadati tribun hingga gunung sebelah utara stadion, bahkan penonton meluber hingga tepi lapangan. Meski demikian, acara pembukaan tetap berjalan dengan baik dan lancar. Tak ada kendala, baik teknis maupun nonteknis. Hanya saja, acara sempat tertunda beberapa jam, dari jadwal telah ditetapkan, tanpa diketahui alasannya.

Pembukaan Erau berlangsung meriah dengan diawali parade marching band asal Tenggarong, dan disusul defile perwakilan 9 negara yang ambil bagian pada Erau tahun 2016 Kukar, terdiri Taiwan, USA, Lithuania, Kanada, Polandia, Rumania, Estonia, Bulgaria dan Rusia. Sedangkan tuan rumah diwakili delegasi Kukar.

Direktorat Jenderal Kesenian dan Perfilman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Prof Endang Caturwati didaulat untuk membuka secara resmi pesta adat Erau IFAF 2016, ditandai dengan menyalakan tujuh buah Api Brong atau bor besar, secara simbolis. Endang didampingi Wakil Gubernur Kaltim Mukmin Faisyal, Bupati Kukar Rita Widyasari, Putra Mahkota Kesultanan Kutai Kartanegara Aji Pangeran Prabu Anum Surya Adiningrat, Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin dan Wakil Bupati Kukar Edi Damansyah.

Usai Brong dinyalakan, warga yang hadir dihibur dengan tarian massal terdiri remaja dan pelajar Tenggarong. Tarian massal kali ini mengangkat tema “Mendulang Budaya”. Bupati Kukar, Rita Widyasari mengatakan, Erau 2016 merupakan tahun keempat digelar dengan melebur bersama IFAF, dibawah koordinasi organisasi International Council of Organizatins of Folklore Festivals dan Folk Arts (CIOFF). Rita berharap Erau lebih dikenal di kancah internasional.

“Sampai saat ini, kita gelar Erau adat kutai di tahun keempat setelah bergabung dengan IFAF, peserta yang datang luar biasa, hari ini dimeriahkan 9 negara yang menambah jumlah wisatawan berkunjung ke Kukar,” ucap Rita. (ale)

Sumber : Koran Kaltim.