HUJAN DISERTAI PETIR DAN ANGIN KENCANG MELANDA KALIMANTAN TIMUR ( 3 – 8 DESEMBER 2016 ) MASYARAKAT DIHIMBAU WASPADA

2016-12-06 | Early Warning System | ADMINHNR
Gambar


Berdasarkan hasil pemantauan citra satelit yang disampaikan dalam press release oleh Kepala Bagian Humas BMKG, Kalimantan Timur termasuk dari 22 propinsi yang terindikasi berpotensi hujan lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang (berlaku 3 – 8 Desember 2016), sehingga masyarakat dihimbau agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti genangan, banjir, tanah longsor, banjir bandang, pohon tumbang dan jalan licin.  

Terjadi kondisi cuaca tersebut disebabkan oleh beberapa hal :

  • Adanya daerah sirkulasi pusaran angin (pusat tekanan rendah) di perairan utara Aceh dan Samudra Hindia sebelah Selatan Bali serta pola sirkulasi angin tertutup disekitar perairan Sulawesi Utara bagian Utara dan perairan Utara Papua Barat.

  • Adanya aliran/dorongan massa udara dingin & kering dari Asia Tengah yang terpantau mulai masuk menuju ke wilayah Indonesia sebelah Utara Khatulistiwa dan aliran/dorongan massa udara dingin dan kering dari Australia bagian Timur juga terpantau masuk ke wilayah Samudera Hindia sebelah Selatan Sumatera hingga Selatan NTB, Laut Arafura bagian Selatan dan Teluk Carpentaria.

  • Massa udara basah diindikasikan oleh tingginya kelembaban udara (70 – 80%) baik pada ketinggian 1500 m, 3000 m maupun 5000 m yang terkonsentrasi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Babel, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Maluku Utara dan Maluku, Papua dan Papua Barat.

 

Jakarta, 5 Desember 2016